Tips Memasang Batu Alam Untuk Lantai

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Pada saat ini pemasangan batu alam juga digunakan pada lantai, garasi, halaman rumah, dan bangunan lainya. Menggunakan batu alam pada bangunan akan memberikan rasa unik tersendiri dan terasa indah dan sejuk saat dipandang. Karena batu alam memiliki tekstur yang dapat meredam hawa dan cuaca panas dari terik matahari. Ini akan berbeda dengan keramik yang akan memantulkan pancaran sinar matahari dan suhu panas ke sekitar kita sehingga ruangan akan terasa gersang.

Sebelum memasang batu alam pada halaman depan atau garasi, maka harus memilih jenis batu mana yang cocok saat digunakan pada area tersebut. Banyak sekali Jenis batu alam yang dapat digunakan pada lantai namun tentunya harus memilih tekstur batu alam tersebut seperti:

  • Warna batu alam
  • Tekstur batu
  • Kekuatanya
  • Ketahanan terhadap cuaca

Jika kamu ingin menggunakan batu alam yang memiliki warna yang bernuansa teduh gunakanlah batu andesit, batu purwakarta dan batu koral sikat. Pilihlah batu yang memiliki tekstur sedikit kasar contohnya batu andesit bintik bakar, jika ingin yang lebih kasar lagi bisa menggunakan batu purwakarta. Jangan menggunakan batu RTA karena memiliki tekstur yang terlalu ekstrim dan sulit untuk dibersihkan.

Selain itu daya tahan terhadap cuaca juga menjadi faktor yang dibutuhkan jika akan memasang batu alam Pontianak pada area terbuka. Batu yang dipasang harus memiliki kriteria yang baik seperti tahan cuaca panas, hujan, tahan terhadap jamur dan lumut.

Tips memasang batu alam untuk lantai

1. Bersihkan bagian yang akan dipasang batu alam

Langkah yang pertama yaitu dengan membersihkan bagian lantai terlebih dahulu yang akan dipasangi oleh batu alam. Hal ini bertujuan ketika semen yang digunakan untuk menempelkan batu dapat merekat dengan sempurna karena lantai telah bersih. Jika pada lantai terdapat rumput maka cabut rumput tersebut hingga bersih dan tak tersisa.

2. Siapkan material batu

Siapkan material batu yang nantinya akan dipasang pada lantai di halaman rumah atau garasi. Siapkan juga peralatan lainya seperti benang, meteran, palu, sendok semen, ember dan lainya.

3. Pasang benang secara lurus melintang

Memasang benang harus lurus melintang pada area yang akan dipasang oleh batu alam. Sebelum memasang benang sesuaikan dengan tinggi batu alam yang akan dipasang dan jangan lupa untuk diberikan jarak antara satu sama lain. Gunakan semen basah yang fungsinya untuk merekatkan lantai dengan batu alam.

4. Rendam batu alam

Sebelum batu alam dipasang pada lantai sebaiknya rendam pada air terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk merekatkan adukan semen basah dengan batu alam saat pemasangan nantinya.

5. Berikan adukan semen pada batu alam

Setelah batu alam direndam pada air, kemudian kamu dapat memberikan adukan semen di atas lantai kemudian ratakan. Berikan taburan semen pada lantai, kemudian pasangkan batu tersebut di lantai. Ketuk secara perlahan hingga batu alam terpasang kemudian sesuaikan tingginya menggunakan benang pengukur.

6. Lakukan cara tersebut secara berulang-ulang

Pasang semua batu alam ke lantai dari depan hingga selesai, untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jika bentuk batu alam tidak sesuai dengan bagian lantai maka kamu dapat memotongnya dan sesuaikan. Periksa semua sudut atau bagian lantai yang sudah dipasangi batu alam pada tahap finishing.

7. Tunggu 2-3 hari

Langkah terakhir dalam memasang batu alam pada lantai yaitu dengan menunggunya hingga kering maksimal selama 2 hingga 3 hari. Jika lantai belum dalam kondisi kering maka jangan dulu untuk menginjaknya.

Alasan kenapa batu alam menjadi pilihan

1. Awet dan tahan lama

Sifat batu alam yang keras akan membuatnya lebih tahan lama sehingga dapat bertahan dalam jangka tahunan. Batu alam akan dipasang secara rapat dan erat sehingga kemungkinan pecah ataupun rusak sangatlah kecil.

2. Tidak gampang kusam

Batu alam memiliki tekstur yang padat sehingga batu-batu ataupun debu kotoran tidak akan masuk. Oleh karena itu batu maka alam tidak akan terlihat kusam saat digunakan pada lantai ataupun garasi rumah

3. Tahan terhadap cuaca dan lumut

Karena memiliki sifat yang padat sehingga batu alam tahan terhadap pergantian cuaca, bahkan hingga cuaca ekstrim sekalipun. Batu alam juga memiliki pori-pori yang sedikit sehingga tidak akan ada lumut yang menempel.

4. Mudah dalam perawatan

Jika lantai batu terlihat kusam atau kotor maka tidak perlu khawatir, kamu dapat membersihkannya dengan cara disapu atau disikat. Jika perlu gunakan semprotan air supaya noda atau kotoran yang menempel pada lantai batu dapat segera hilang.

Itulah beberapa penjelasan mengenai cara memasang batu alam untuk lantai. Semoga bermanfaat.