Sejarah Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia dari 3 Tokoh Nasional

Dulu saat menjelang tahun 1945, Jepang mengalami kekalahan pada Asia Timur Raya. Selain itu negara Jepang juga sangat banyak menggunakan cara agar menarik simpati khususnya pada bangsa Indonesia. Jepang membuat sebuah janji bahwa Jepang nantinya akan memberikan kemerdekaan Indonesia. Janji tersebut dikatakan oleh Perdana Menteri Kuniaki Koiso di tanggal 7 September 1944.

Sejarah perumusan pancasila sebagai usaha dasar negara Indonesia berawal dari pembentukan BPUPKI. BPUPKI ini dibentuk oleh jepang dengan anggota sebanyak 62 orang. BPUPKI sendiri adalah suatu kependekan dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

Suatu organisasi yang dibentuk khusus untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia adalah pengertian dari organisasi BPUPKI. BPUPKI ini juga merupakan syarat yang wajib dipenuhi untuk bisa disebut sebagai negara merdeka.

Pancasila sendiri dirumuskan pada sidang BPUPKI yang pertama. Sidang BPUPKI yang pertama ini berlangsung dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945. Pada sidang BPUPKI yang pertama ini membahas tentang dasar negara Indonesia. Lalu terdapat sidang BPUPKI yang kedua dan dilaksanakan pada tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945.

Di sidang BPUPKI yang kedua ini membahas mengenai rancangan UUD atau rancangan Undang-Undang Dasar negara Indonesia. Di sidang BPUPKI yang pertama, terdapat 3 tokoh nasional yang menyampaikan beberapa usulan mengenai dasar negara Indonesia. 3 tokoh nasional tersebut adalah Ir.Soekarno, Soepomo, dan juga Moh.Yamin.

BPUPKI pada waktu itu diketuai oleh Radjiman Wedyodiningrat. Serta penyampaian usulan dari tiga tokoh nasional tersebut disampaikan pada pidato pembukaan sidang oleh ketua BPUPKI. Radjiman berkata bahwa dalam mendirikan negara yang merdeka, maka dibutuhkan sebuah dasar negara. Berikut ini usulan dasar negara dari tiga tokoh nasional.

Usulan dasar negara Indonesia dari Moh. Yamin

Usulan dasar negara Indonesia dari Moh. Yamin ini terjadi pada tanggal 29 Mei 1945. Moh. Yamin menyampaikan usulan dasar negara Indonesia dengan secara tertulis di ketua sidang serta dengan secara lisan. Berikut ini usulan dasar negara Indonesia dari Moh. Yamin.

Usulan dengan secara lisan:

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan, serta
  5. Kesejahteraan Rakyat

Usulan dengan secara tertulis:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kebangsaan persatuan Indonesia
  3. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
  4. Kerakyatan dipimpin hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan juga perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Usulan dasar negara Indonesia dari Soepomo

Soepomo mengatakan bahwa negara Indonesia merdeka merupakan negara yang bisa mempersatukan semua golongan serta paham akan perseorangan. Dan juga mempersatukan diri sendiri dengan berbagai macam lapisan rakyat. Soepomo dulu mengusulkan dasar negara Indonesia di tanggal 31 Mei 1945. Berikut ini usulan dasar negara Indonesia dari Soepomo.

  1. Persatuan atau Unitarisme
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir dan batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan rakyat

Tokoh nasional Soepomo ini juga menegaskan yaitu bahwa negara Indonesia merdeka tidaklah suatu negara yang menyatukan diri sendiri kepada golongan terbesar pada masyarakat luas. Dan juga tidak menyatukan diri sendiri dengan golongan yang paling kuat yaitu golongan ekonomi paling kuat atau juga golongan politik.

Usulan dasar negara Indonesia dari Ir.Soekarno

Tokoh nasional dalam sejarah perumusan pancasila yang ketiga adalah Ir.Soekarno. Tokoh nasional Ir. Soekarno menyampaikan pidato tentang dasar negara Indonesia pada tanggal 1 Juni 1945.

Ir. Soekarno juga memberi usulan yang mempunyai bentk Weltanschauung atau juga Philosophische Grondslag. Yaitu adalah filsafat, jiwa, hasrat, fundamen, dan pikiran yang paling dalam demi mendirikan sebuah negara yang bersifat kekal abadi.
Sebutan Panca Dharma adalah usulan negara dari Ir. Soekarno. Kemudian dengan anjuran semua ahli bahasa, sejarah perumusan dari Ir. Soekarno ini dinamakan sebagai Pancasila. Berikut ini usulan dasar negara Indonesia dari Ir. Soekarno.

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasional atau Perikemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial, dan
  5. Ketuhanan Yang Maha Esa

Sejarah Perumusan Pancasila

BPUPKI berakhir kerja di tanggal 7 Agustus 1945 dan kemudian dibentuklah PPKI. PPKI ini dulu dibentuk pada tanggal 9 Agustus 1945. Serta memiliki ketua yaitu Ir. Soekarno dan memiliki wakil yaitu Moh. Hatta. PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ini memiliki tujuan untuk mempercepat dalam persiapan kemerdekaan negara Indonesia.
PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ini memiliki anggota sebanyak 21 orang. Akan tetapi, tanpa sepengetahuan dari negara Jepang, Ir. Soekarno pada saat itu menambah anggota lagi sebanyak 6 orang. Dan anggota PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia menjadi 27 orang.

Dan setelah negara Jepang menyerah kepada sekutu, maka disaat itulah negara Indonesia mengambil kesempatan agar mendeklarasikan kemerdekaan. Dan yang sebelumnya telah dijanjikan negara Jepang di tanggal 24 Agustus 1945. Kemudian setelah melewati berbagai macam pertimbangan serta diskusi, di tanggal 22 Juni 1945 berhasil merumuskan dasar negara Indonesia yang mempunyai nama Piagam Jakarta yaitu oleh M. Yamin.

Di tanggal 18 Agustus 1945, pancasila secara resmi ditetapkan sebagai dasar negara Indonesia. Yang menetapkan yaitu PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dalam sidang pengesahan UUD 1945. Dalam sidang tersebut, PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mengesahkan UUD 1945 yang didalamnya terdapat dasar negara di alenia keempat pembukaan UUD 1945.

Itulah tadi pembasahan mengenai sejarah perumusan pancasila sebagai dasar negara Indonesia dari tokoh nasional. Kita harus mengetahui sejarah perumusan pancasila sebagai tanda bahwa kita menghargai jasa para pahlawan.