Memahami Konsep Waktu Dalam Sejarah

Sejarah dan juga waktu telah menjadi dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Sejarah dan juga waktu ini akan selamanya terus bergerak serta melahirkan banyak peristiwa baru. Yaitu peristiwa yang saling berkaitan satu sama lain supaya perjalanan dalam sejarah tidak akan pernah berhenti.

Konsep waktu dalam sejarah juga tidak dapat lepas dari yang namanya perubahan. Perubahan tersebut mencakup banyak sekali bidang. Bidang yang dicakup yaitu mulai dari bidang ekonomi, bidang sosial, bidang politik, sampai bidang budaya.
Sebagai contoh yaitu perkembangan kehidupan di bumi sejak adanya manusia hingga sekarang. Serta dari taraf kehidupan yang sangat sederhana sampai kehidupan yang kompleks. Agar lebih paham tentang konsep waktu dalam sejarah, simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Waktu Serta Sejarah

Dikutip dari buku Ilmu Sejarah yang ditulis oleh M. Dien Madjid dan juga Johan Wahyudi tahun 2014, sejarah memiliki arti yaitu sebuah pengalaman hidup manusia di masa lalu yang berlangsung selama sepanjang usia manusia tersebut.

Ilmu sejarah dipelajari agar mendapatkan pengalaman (baik dari diri sendiri atau manusia lain di masa lampau), pengingat, pelajaran, motivasi, dan juga inspirasi dalam menjalani kehidupan pada masa kini dan yang akan datang.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, waktu merupakan seluruh rangkaian saat proses, perbuatan, atau juga keadaan yang tengah berlangsung. Selain itu waktu juga bisa diartikan sebagai alat tertentu supaya melakukan sebuah kegiatan.

Konsep Waktu Dalam Sejarah

Menurut dalam Buku Siswa Sejarah Indonesia untuk kelas X SMA atau MA dari Windriati, S. Pd. Dimensi temporal atau waktu memiliki dua makna, diantaranya yaitu :

1. Makna Konotatif, adalah makna sebagai sebuah konsep.
2. Makna Denotatif, adalah makna yang mempunyai arti yaitu satu kesatuan yang dimulai dari detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, abad, serta sampai seterusnya.

Waktu di dalam sejarah yaitu sesuatu yang terus berlangsung dan bergerak mulai dari masa sebelumnya ke masa yang akan datang atau masa berikutnya. Gerakan seperti ini dapat menimbulkan perubahan untuk kehidupan manusia dengan cara negatif atau juga positif.

Sementara itu pada sisi lain, John Dewey 1959 mengemukakan yaitu bahwa penulisan dalam sejarah haruslah mencakup pada masa lampau serta juga pada masa saat ini. Sejarah juga wajib mempunyai sifat instrumental di dalam memecahkan masalah masa sekarang.

Dan dikutip berdasarkan buku Manusia dan Sejarah yang mempunyai judul Sebuah Tinjauan Filosofis, konsep waktu dalam sejarah mencakup hal yaitu sebagai berikut.

1. Perkembangan

Perkembangan akan terjadi jika manusia secara berturut-turut bergerak mulai dari satu bentuk ke bentuk yang lainnya. Biasanya, manusia akan berkembang dari bentuk yang sangat sederhana menuju ke bentuk yang kompleks. Sebagai contoh yaitu perkembangan pada demokrasi Amerika Serikat yang mengikuti pada perkembangan kota.

2. Kesinambungan

Kesinambungan akan terjadi apabila manusia baru hanya melakukan adopsi pada lembaga-lembaga yang lama. Contohnya yaitu kolonialisme saat mulanya merupakan kelanjutan dari patrionalisme. Demikian juga dengan kebijakan kolonialisme yaitu yang hanya mengadopsi dari kebiasaan lama.

3. Pengulangan

Pengulangan akan terjadi saat peristiwa pada masa lalu terjadi lagi pada masa yang akan datang. Contohnya yaitu kekuasaan dari seorang Presiden Soekarno yang jatuh akibat aksi dari para mahasiswa. Peristiwa seperti ini terjadi kembali yaitu pada saat masa Presiden Soeharto. Dimana Presiden Soeharto juga jatuh akibat aksi dari para mahasiswa.

4. Perubahan

Perubahan terjadi disebabkan karena pergeseran dan juga perkembangan yang dialami oleh masyarakat luas. Perkembangan tersebut umumnya besar serta mempunyai waktu yang relatif singkat. Sebagian besar suatu perubahan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal.

Sebagai contoh yaitu gerakan kaum Padri di provinsi Sumatera Barat yang bertentangan dengan kaum adat. Serta dianggap sebagai hasil dari pengaruh oleh gerakan Wahabi di Arab yang tersebar melalui para haji sepulang dari kota Mekkah.

Keterkaitan Manusia dalam Perubahan dan juga Keberlanjutan

Kehidupan masyarakat dan juga manusia cenderung bergerak serta selamanya akan tetap terus mengalami perkembangan. Masyarakat dan juga manusia sewaktu-waktu akan berubah dan bergerak. Perubahan yang dimaksud disini yaitu sebuah kejadian atau kondisi yang mengalami perubahan.

Perubahan tersebut dapat mengarah ke yang lebih baik yaitu positif atau malah justru mengarah ke yang lebih buruk yaitu negatif. Contohnya yaitu manusia berkembang dan bertumbuh dari lahir sampai dengan dewasa, karena dari postur badannya yang berubah seiring dengan berjalannya waktu.

Selain konsep perubahan di kehidupan manusia, terdapat juga yang namanya konsep lain yaitu konsep keberlanjutan. Yang dimaksud dari konsep keberlanjutan ini yaitu wujud dari sebuah proses perkembangan aspek kehidupan masyarakat yang akan terus berlanjut sampai nanti. Walaupun kondisi dan situasinya mengalami perubahan.

Maka bisa dikatakan bahwa suatu peristiwa mempunyai sebuah rangkaian cerita yang saling berkaitan satu sama lain. Oleh karena itu rangkaian peristiwa yang terjadi di masa lalu sampai dengan masa sekarang ini merupakan sebuah peristiwa yang berkelanjutan. Dan juga dikarenakan mempunyai keterkaitan dengan satu sama lain.

Itulah tadi pembahasan mengenai konsep waktu dalam sejarah. Kehidupan manusia sekarang ini tidak akan pernah terlepas dari kehidupan manusia pada masa dulu atau masa lampau. Dan sama halnya juga dengan masa yang akan datang. Jadi memahami konsep waktu dalam sejarah adalah suatu hal yang menarik dan patut Anda ketahui.