Tanaman porang mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalangan banyak orang, tanaman ini banyak dilirik untuk dikembangkan lebih luas. Porang merupakan salah satu tanaman anggota keluarga Arecaceae. Tanaman porang memiliki sebutan yang berbeda disetiap daerahnya, antara lain seperti iles kuning, iles iles, atau acoan.

Tanaman porang banyak ditanam di indonesia untuk diambil manfaatnya salah satunya sebagai bahan pembuatan gelatin, tepung, dan koya. Selain itu juga, tanaman porang bisa digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan lem, kosmetik, jelly, dan banyak lagi. Tanaman porang juga merupakan bahan pangan yang rendah kalori dan mudah diolah sehingga bisa mencukupi bahan pangan sehari-hari.

Manfaat Tanaman Porang Untuk Kesehatan

Selain manfaat dan kegunaannya tadi, porang juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan di antaranya :

1. Menurunkan kadar kolesterol pada tubuh

Penelitian menunjukan bahwa pemberian suplemen konjak glukomanan pada penderita diabetes efektif untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Hasil pengujiannya terlihat pada uji coba tikus lab yang diberi diet tinggi serat tepung porang, dan kadar kolesterolnya juga menurun.

2. Menurunkan kadar gula darah dalam tubuh

Tahun 2001 hasil dari pengujian juga menunjukan bahwa kadar glukomanan porang memiliki manfaat yang dapat menurunkan faktor risiko diabetes, tekanan darah tinggi dan resistensi insulin. Kandungan yang terdapat dalam glukosa mampu meningkatkan proses kinerja penyerapan nutrisi pada usus kecil, sehingga sensitivitas insulin ikut meningkat.

3. Menurunkan berat badan

Suplemen glukosa juga sangat efektif untuk menurunkan berat badan. Dalam penelitian menunjukan 30 persen pasien obesitas menjalani diet ditambah dengan mengkonsumsi glukosa selang beberapa bulan tingkat trigliserida pada pasien tersebut menurun secara signifikan.

4. Mengatasi sembelit

Glukosa yang terdapat pada tanaman porang juga dapat membantu mengatasi masalah sembelit kronis. Hasil penelitian menunjukan, orang yang mengalami sembelit lalu mengkonsumsi glukomanan selama beberapa hari frekuensi buang air besarnya kembali normal.

5. Mencegah kanker

Setelah diujikan pada hewan ternyata porang dari tepung konyaku juga bisa mencegah penyakit kanker paru paru. Selain bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan zat prakanker, porang juga dapat mencegah kanker. Hasil penelitian juga membuktikan kandungan yang terdapat pada glukomanan mampu menurunkan tingkat keganasan tumor dan kanker.

6. Mengatasi peradangan

Pada tanaman porang juga mengandung zat anti-inflasi yang dapat mengatasi peradangan yang terjadi didalam tubuh. Selain itu kandungan glukomanan yang terdapat pada porang juga bisa membuat luka cepat sembuh, dan dapat membangun sistem imun secara efektif.

7. Merawat kesehatan kulit

Menjaga kesehatan kulit tentu saja hal wajib bagi kita tidak hanya kulit bagian luar tapi juga kulit bagian dalam. Kandungan yang terdapat pada tanaman porang ternyata mampu mengatasi permasalahan jerawat,karena dapat memerangi bakteri penyebab jerawat.

Langkah Menanam Tanaman Porang

Setelah mengetahui manfaat dari tanaman porang, kita juga bisa mulai menanam bibit porang sendiri dengan langkah-langkah sebagai berikut :

a. Proses pengolahan tanah

Tanah harus diolah terlebih dahulu sebelum ditanami pohon porang, fungsinya supaya tanah tidak keras dan nanti hasil porangnya tidak gepeng. Selain itu, jika porang ditanam ditanah yang keras nanti hasilnya porang yang berada di dalam tanah akan cenderung ke arah atas.

b. Proses penanaman

Jangan menanam bibit porangnya terlalu dalam nanti hasilkan porang akan menjadi Panjang seperti singkong. Cukup tanam bibit porang dalam kedalaman 10-15 sentimeter saja, jika terlalu panjang porang juga akan terpisah-pisah.

c. Proses tanam

Ketika menanam bibit porang juga jangan terlalu dekat antara bibit yang satu dengan bibit yang lain. Meski porang merupakan tumbuhan yang bisa ditanam di tumbuhan lain namun sebaiknya tetap jangan terlalu rapat supaya tanaman porang dapat tumbuh besar.

d. Proses pemupukan

Sama halnya dengan tanaman yang lain porang juga perlu dipupuk supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Pupuk yang baik digunakan yaitu pupuk kandang yang bahan kimianya tidak tinggi pemberian pupuk cukup satu kali selama masa tumbuh.

e. Proses pembersihan porang dari alang-alang dan rumput

Meskipun tidak dibersihkan porang tetap bisa tumbuh akan tetapi melakukan perawatan seperti membersihkan rumput dapat membuat hasil panen lebih baik. Karena jika terdapat rumput dan alang-alang disekitar bibit porang juga dapat menembus umbi, dan akan membuat umbi porang rusak.

f. Proses penyemprotan

Selama masa tanam porang tidak perlu disemprot dengan pestisida secara rutin. Kecuali jika tanaman porang berada di tanah yang terlalu lembab dan terserang jamur maka kalian wajib harus menyemprotnya.

g. Proses panen porang

Porang bisa dipanen setelah berumur enam bulan atau setelah periode musim kemarau habis. Jika tidak segera dipanen porang akan layu dan terlihat seperti tanaman mati, tapi tanaman porang tidak mati. Namun, nanti ketika musim kemarau berikutnya tiba jika diberi pupuk dan dirawat porang bisa tumbuh kembali.

Demikian pembahasan mengenai manfaat dari tanaman porang serta langkah-langkah dalam menanam bibit porang. Semoga bermanfaat.