Sejarah telah mencatat bahwa bangsa barat sudah menjelajah ke berbagai negara yang ada di dunia sejak abad ke 15 Masehi. Negara yang mereka jelajahi salah satunya adalah Negara Indonesia. Orang-orang Eropa yang menjelajahi samudra dunia ini kemudian menjadi seorang penjajah dan penakluk atau yang biasa kita sebut sebagai kolonialisme dan imperialisme. Kira-kira, apa yang melatarbelakangi mereka untuk melakukan hal tersebut? Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Sejarah Kedatangan Bangsa Eropa

Bangsa Eropa yang pertama kali berlayar hingga akhirnya tiba di kepulauan Indonesia adalah Alfonso de Albuquerque. Ia memimpin kurang lebih 14 kapal yang diisi oleh 1.200 orang. Rombongan tersebut berasal dari Negara Portugis. Kemudian rombongan tersebut berhasil menjajah Malaka pada tahun 1511. Setelah itu, mereka menyasar Maluku pada tahun 1512. Dari situlah kolonial atau penjajahan Indonesia dimulai.

Rempah-rempah merupakan salah satu alasan utama mengapa bangsa Portugis mendatangi Indonesia. Keberhasilan Portugis kemudian ditiru oleh negara tetangga yaitu Spanyol. Kemudian, di Maluku, bangsa Portugis dan bangsa Spanyol terlibat perseteruan. Oleh karena itu, bangsa Portugis bersekutu dengan Kerajaan Ternate untuk melawan bangsa Spanyol yang bersekutu dengan Kerajaan Tidore.

Tidak hanya bangsa Spanyol dan Portugis, yang awalnya menjelajah samudra di dunia, mereka menjelma menjadi penjajah. Hal tersebutlah yang nantinya akan ditiru oleh bangsa Eropa lain seperti Belanda, Inggris, Perancis, Jerman, Belgia, dan juga Italia.

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Eropa

Jadi, apa sebenarnya yang melatarbelakangi bangsa Eropa untuk melakukan penjelajahan samudra? Salah satu alasan utamanya adalah karena jatuhnya Konstantinopel pada tahun 1453 dari Kekaisaran Bizantium dibawah pimpinan Sultan Mehmed II.

Jatuhnya Konstantinopel yang sekarang adalah Istanbul telah menjadi salah satu faktor terjadinya peristiwa penting yang merubah sejarah peradaban manusia. Peristiwa tersebut adalah penjelajahan yang dilakukan oleh bangsa Eropa.

Bangsa Eropa Sampai Ke Indonesia

Terputusnya jalur perdagangan negara-negara Asia-Eropa mendorong kerajaan yang ada di Eropa mencari jalur perdagangan lain. Perjalanan mereka dalam mencari jalur perdagangan baru tidak dilakukan melalui jalan darat. Sebab jalan tersebut sudah dikuasai oleh Turki Usmani. Kemudian mereka mencari jalan lain, dimana akhirnya bangsa Eropa memutuskan untuk lewat jalur laut guna menelusuri sumber rempah-rempah.

Pada akhirnya, Spanyol dan Portugis menjadi bangsa pertama yang melakukan penjelajahan melalui jalur air. Kemudian mereka berhasil tiba di pulau yang merupakan sumber rempah-rempah. Dimana pulau tersebut berada di timur jauh atau yang kita sebut sebagai Asia Tenggara. Pada tahun 1512, kapal Portugis tiba di pulau Malaka.

Bangsa Portugis sampai di Kepulauan Indonesia dengan mengangkut 1.200 orang dan 18 unit kapal. Hal tersebut adalah awal mula kedatangan bangsa Eropa di Indonesia. Kemudian, setelah Portugis datang, Spanyol menyusul untuk datang ke Indonesia, Lalu diikuti oleh bangsa Belanda.

Dibandingkan dengan negara Portugis dan Spanyol Belanda mempunyai pengaruh yang cukup dalam. Sebab, bangsa Belanda telah menjajah Indonesia dalam waktu yang sangat lama, yaitu satu abad.

Tujuan Bangsa Eropa Datang Ke Indonesia

Tujuan Bangsa Eropa Datang Ke Indonesia

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu alasan mengapa bangsa Eropa datang ke Indonesia adalah karena rempah-rempah. Bahan baku tersebut sangat berharga di Negara Eropa. Oleh karena itu, mereka berusaha untuk mengeksploitasi rempah-rempah yang ada di Indonesia.

Bangsa Eropa menggunakan rempah-rempah sebagai bahan baku parfum, makanan, obat, dan pengawet makanan. Mengapa dijadikan pengawet makanan? Sebab, kala itu orang-orang Eropa harus menyembelih hewan ternaknya jika musim dingin tiba. Untuk mengawetkan dagingnya, mereka perlu menggunakan rempah-rempah. Oleh karena itu bangsa Eropa sangat menginginkan rempah-rempah yang ada di Indonesia.

Tapi sayangnya, bangsa Eropa yang datang ke Indonesia tidak hanya berniat untuk memenuhi kebutuhan rempah di negaranya. Melainkan mereka juga berniat untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah.