Bagi warga Jakarta, Museum yang satu ini mungkin sudah sangat biasa dan familiar di kalangan masyarakat sekitar. Jakarta sebagai pusat ibukota sudah menyimpan sejarah yang sangat panjang. Sejarah inilah yang hingga kini dapat kita nikmati di Museum Fatahillah, yang berada di Kawasan Kota Tua Jakarta. 

Sejarah Museum Fatahillah Kota Tua

Museum ini awalnya adalah sebuah Balai Kota yang saat itu diresmikan oleh Gubernur Jenderal Abraham Van Riebeeck. Karena kondisi tanah di Kawasan Jakarta yang sangat labil, sempat membuat gedung ini anjlok. Sehingga dilakukan beberapa kali perbaikan dan akhirnya diresmikan kembali.

Di masa selanjutnya, gedung ini juga sempat mengalami beberapa kali pergantian fungsi. Mulai dari sebagai Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kantor Pengumpulan Logistik Dai Nippon, Markas Komando Militer, hingga pada akhirnya gedung ini diserahkan pada pemerintah daerah DKI. Kemudian pada tahun 1974, gedung ini diresmikan menjadi Museum Sejarah Jakarta. Hingga kini, museum ini dikenal sebagai Museum Fatahillah.

Koleksi Museum Fatahilah Kota Tua

Museum Fatahillah menyimpan banyak koleksi bersejarah, mulai dari benda asli hingga replika. Koleksi yang ada di museum ini berasal dari Museum Jakarta Lama yang berada di Jalan Pintu Besar Utara. Dimana saat ini museum tersebut sudah menjadi Museum Wayang. 

Diantara banyaknya koleksi benda bersejarah di Museum Fatahillah. Terdapat koleksi yang perlu kalian ketahui yaitu Prasasti Ciaruteun. Prasasti ini adalah peninggalan Kerajaan Tarumanegara. Adapun beberapa benda peninggalannya yaitu Patung Dewa Hermes, Meriam Si Jagur, dan Sel Tahanan dari Untung Suropati dan Pangeran Diponegoro. 

Selain itu, ada pula lukisan Gubernur Jenderal VOC Hindia Belanda, koleksi persenjataan, dan alat-alat pertukangan zaman prasejarah. Adapun koleksi lain seperti mebel antik, keramik, gerabah, dan juga prasasti. Koleksi-koleksi tersebut dipamerkan di beberapa ruangan, sesuai dengan periode asalnya. 

Itulah beberapa penjelasan mengenai sejarah Museum Fatahillah hingga koleksi yang dipamerkan. Apakah kalian sudah pernah berkunjung ke museum ini?