slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacor
slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacor

Jenderal Soedirman, Pahlawan yang Rela Berjuang Meski dalam Keadaan Sakit

Kemerdekaan Negara Indonesia tidak didapat dengan mudah, karena perlunya perjuangan dari rakyat serta pahlawan yang membela tanah air mati-matian. Banyak hal yang mereka korbankan untuk tanah air kita ini.

Jika membahas tentang pahlawan yang memiliki jasa besar mereka akan sangat dikenang, salah satunya yaitu seorang panglima yang terkenal dengan perang gerilya, ya beliau adalah Jenderal Soedirman, pahlawan yang rela berjuang meski dalam keadaan sakit.

 

Profil Singkat

Jenderal Soedirman, pria kelahiran 24 Januari 1916 di Purbalingga, tepatnya di Bodas Karangjati. Sang ayah bernama Karsid Kartawiraji, dan sang ibu bernama Siyem. Soedirman saat kecil tinggal dengan pamannya Raden Cokrosunaryo

Alasan ekonomi lah yang menyebabkan beliau diadopsi. Soedirman juga mendapat gelar kebangsawanan, jadi terdapat gelar Raden di depan namanya, Raden Soedirman.

Semasa kecilnya, Soedirman mendapat pendidikan tentang etika serta tata krama bangsawan jawa, serta diajarkan kesederhanaan seperti seorang rakyat biasa. Dengan mendapat didikan seperti itu sejak kecil, Soedirman jadi seorang anak yang rajin juga aktif.

 

Pendidikan yang Ditempuh Soedirman

Pada saat Soedirman berumur 7 tahun, beliau bersekolah di HIS (Hollandsche Inlandsche School) di Cilacap yang tingkatnya setara dengan sekolah dasar. Setelah tamat HIS, beliau meneruskan pendidikannya di (MULO) yang tingkatannya setara dengan SMP. Kemudian Pindah ke Perguruan yang bernama Parama Wiwowo Tomo sampai tamat, yaitu pada tahun 1935. Beliau melanjutkan sekolahnya di Surakarta di Sekolah Guru (Kweekschool), namun sayangnya ia berhenti setahun kemudian.

Soedirman kembali ke cilacap dan menjadi pengajar Sekolah Dasar Muhammadiyah, Beliau juga aktif dalam sebuah organisasi yang bernama Hizbul Wathan. Soedirman muda juga ikut sebuah kegiatan penggalangan dana, yang akan dialokasikan untuk pendidikan juga pembangunan.

Disaat era Jepang, sekolah dimana tempat Soedirman mengajar saat itu ditutup, dan difungsikan sebagai sebuah pos militer, ini terjadi pada tahun 1942 saat Jepang berhasil menguasai Indonesia. Kala itu, Soedirman diminta menjadi pemimpin dalam tim disana untuk menghadapi jepang yang menyerang, Beliau dimintai menjadi pemimpin karena ia dipandang sebagai salah satu tokoh masyarakat di sana.

Soedirman juga pernah bernegosiasi dengan Jepang, upaya ini dilakukan untuk membuka sekolah dimana tempat Beliau mengajar. Tahun 1943 PETA didirikan oleh jepang tepatnya di bulan Oktober yang akan digunakan dalam PD II atau Perang Dunia. Setahun didirikannya PETA atau tahun 1944 diajak bergabung dengan tentara Pembela Tanah Air (PETA) dan beliau kemudian diangkat menjadi seorang komandannya.

PETA berjalan dengan lancar dan baik ketika dibawah pimpinan Jenderal Soedirman. Berbanding terbalik saat di bawah kepemimpinan Kusaeri, pada 21 April 1945 melakukan perlawanan ke Jepang.

 

Alasan Melakukan Perlawanan

Jenderal Soedirman, pahlawan yang rela berjuang meski dalam keadaan sakit, merupakan pahlawan yang tidak memikirkan kesehatannya sendiri dalam mempertahankan tanah air tercinta. Beliau juga menjadi Jenderal pertama di Indonesia dan sekaligus yang termuda.

Beliau juga menjadi pejuang yang wajib diteladani, Ia tidak pernah mendahulukan kepentingan pribadinya. Beliau lebih mementingkan masyarakat terlebih dahulu. Jenderal Soedirman selalu konsekuen juga konsekuen jika dalam masalah membela tanah air.

Terdapat suatu pertempuran dengan pasukan Jepang sebagai musuhnya, beliau pun akhirnya bisa merebut persenjataan milik pasukan Jepang yang ada di wilayah Banyumas. Ini terjadi seusai Indonesia, dan merupakan jasa pertama beliau pasca kemerdekaan sebagai seorang tentara. Beliau menjadi seorang Panglima dari Divisi Banyumas/V sebagai pangkat kolonel, Ia diangkat menjadi Panglima Divisi V setelah dibentuknya TKR, merupakan singkatan dari Tentara Keamanan Rakyat.

Di tahun yang sama dengan kemerdekaan Indonesia, tepatnya tanggal 2 November, beliau menjadi Panglima Angkatan Perang RI atau Panglima Besar TKR. Dan dilanjutkan pada tanggal 18 Desember tahun 1945 menjadi hari dimana beliau menerima pangkat Jenderal melalui pelantikan Presiden.

 

Taktik Perang yang Dilakukan Jenderal Soedirman

Pasti banyak yang sudah mendengar tentang taktik perang gerilya, taktik yang satu ini juga banyak digunakan oleh para panglima. Diantaranya Jenderal Soedirman yang mengalahkan para tentara dari kolonial Belanda, menggunakan taktik perang gerilya ini.

Dan di Indonesia sendiri, Jenderal Soedirman merupakan salah satu penggagas dari taktik perang ini. Taktik gerilya ini bermaksud untuk memecah konsentrasi dari lawan. Perang yang dilakukan secara kecil, sembunyi-sembunyi dan selalu berpindah-pindah tempat. Dan disaat taktik gerilya ini, Jenderal Soedirman sedang sakit, tepatnya sedang mengalami sakit TBC, ini membuat beliau yang harus ditandu oleh pasukan.

Dan itu merupakan sedikit dari banyaknya cerita dari Jenderal Soedirman, pahlawan yang rela berjuang meski dalam keadaan sakit, dan merupakan sepenggal kisah dari banyaknya cerita dari para pahlawan yang memperjuangkan tanah air tercinta kita ini, Indonesia. Sikap yang patut diteladani dari Jenderal Soedirman, salah satunya adalah tentang mementingkan masyarakat terlebih dahulu, ketimbang dirinya sendiri. Yang sangat berbanding terbalik dengan saat ini, kebanyakan pejabat yang lebih mementingkan diri sendiri timbang nasib dan kepentingan rakyat.

Facebook
Twitter
LinkedIn
news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 0000171

article 0000172

article 0000173

article 0000174

article 0000175

article 0000176

article 0000177

article 0000178

article 0000179

article 0000180

article 0000181

article 0000182

article 0000183

article 0000184

article 0000185

article 0000186

article 0000187

article 0000188

article 0000189

article 0000190

article 0000191

article 0000192

article 0000193

article 0000194

article 0000195

article 0000196

article 0000197

article 0000198

article 0000199

article 0000200

article 0000201

article 0000202

article 0000203

article 0000204

article 0000205

article 0000206

article 0000207

article 0000208

article 0000209

article 0000210

article 0000211

article 0000212

article 0000213

article 0000214

article 0000215

article 0000216

article 0000217

article 0000218

article 0000219

article 0000220

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 00076

article 00077

article 00078

article 00079

article 00080

article 00081

article 00082

article 00083

article 00084

article 00085

article 00086

article 00087

article 00088

article 00089

article 00090

article 00091

article 00092

article 00093

article 00094

article 00095

article 00096

article 00097

article 00098

article 00099

article 00100

article 00101

article 00102

article 00103

article 00104

article 00105

article 00106

article 00107

article 00108

article 00109

article 00110

article 00111

article 00112

article 00113

article 00114

article 00115

article 00116

article 00117

article 00118

article 00119

article 00120

article 00121

article 00122

article 00123

article 00124

article 00125

article 888836

article 888837

article 888838

article 888839

article 888840

article 888841

article 888842

article 888843

article 888844

article 888845

article 888846

article 888847

article 888848

article 888849

article 888850

article 888851

article 888852

article 888853

article 888854

article 888855

article 888856

article 888857

article 888858

article 888859

article 888860

article 888861

article 888862

article 888863

article 888864

article 888865

article 888866

article 888867

article 888868

article 888869

article 888870

article 888871

article 888872

article 888873

article 888874

article 888875

article 888876

article 888877

article 888878

article 888879

article 888880

article 888881

article 888882

article 888883

article 888884

article 888885

article 888886

article 888887

article 888888

article 888889

article 888890

article 888891

article 888892

article 888893

article 888894

article 888895

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

articel 000000201

articel 000000202

articel 000000203

articel 000000204

articel 000000205

articel 000000206

articel 000000207

articel 000000208

articel 000000209

articel 000000210

articel 000000211

articel 000000212

articel 000000213

articel 000000214

articel 000000215

articel 000000216

articel 000000217

articel 000000218

articel 000000219

articel 000000220

articel 000000221

articel 000000222

articel 000000223

articel 000000224

articel 000000225

articel 000000226

articel 000000227

articel 000000228

articel 000000229

articel 000000230

articel 000000231

articel 000000232

articel 000000233

articel 000000234

articel 000000235

articel 000000236

articel 000000237

articel 000000238

articel 000000239

articel 000000240

articel 000000241

articel 000000242

articel 000000243

articel 000000244

articel 000000245

articel 000000246

articel 000000247

articel 000000248

articel 000000249

articel 000000250

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

article 2000166

article 2000167

article 2000168

article 2000169

article 2000170

article 2000171

article 2000172

article 2000173

article 2000174

article 2000175

article 2000176

article 2000177

article 2000178

article 2000179

article 2000180

article 2000181

article 2000182

article 2000183

article 2000184

article 2000185

article 2000186

article 2000187

article 2000188

article 2000189

article 2000190

article 2000191

article 2000192

article 2000193

article 2000194

article 2000195

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2000206

article 2000207

article 2000208

article 2000209

article 2000210

article 2000211

article 2000212

article 2000213

article 2000214

article 2000215

article 838000431

article 838000432

article 838000433

article 838000434

article 838000435

article 838000436

article 838000437

article 838000438

article 838000439

article 838000440

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 838000451

article 838000452

article 838000453

article 838000454

article 838000455

article 838000456

article 838000457

article 838000458

article 838000459

article 838000460

news-1701