PENYULUHAN KE 12 SEKOLAH DI ACEH

Museum Perumusan Naskah Proklamasi mempunyai tugas yaitu melakukan pemanduan, penyuluhan, dan layanan edukasi lainnya yang berhubungan dengan benda bernilai sejarah perumusan naskah proklamasi, pada tanggal 23 – 25 Juli 2019 melaksanakan penyuluhan ke 12 sekolah di Aceh. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah memberikan informasi tentang Museum Perumusan Naskah Proklamasi, menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotism, menambahkan nilai dan arti dari perjuangan bangsa dalam mencapai proklamasi kemerdekaan serta memberikan pemahaman dan renungan mengenai peristiwa sejarah perjuangan bangsa Indonesia kepada pelajar tingkat SD, SLTP dan SLTA.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi mengirimkan sebanyak dua tim untuk melaksanakan kegiatan tersebut serta didampingi oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Dra. Daswita dan Suryanita, SE selaku Analisis Penilaian dan Akreditasi pada Seksi Kelembagaan dan Tugas Pembantuan Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dalam melakukan penyuluhan ke sekolah di Aceh.  Sekolah – sekolah tersebut terdiri dari 4 Sekolah Dasar, SDN 22, SDN 36, SDN 54, dan SDN 67; 4 Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, SMPN 9, SMPN 16, SMPN 2, dan SMPN 3; dan 4 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 10 Fajar Harapan, dan SMAN 7.

Tim penyuluh diterima dengan baik dari setiap sekolah yang didatangi, hal ini terlihat dari jumlah seluruh peserta kegiatan “Penyuluhan ke 12 Sekolah di Aceh” mencapai 1.097 murid. Tim penyuluh menggunakan pemutaran film dokumenter dan tanya jawab sebagai media presentasi. Murid yang berhasil menjawab kuis dari tim penyuluh mendapatkan hadiah dari museum berupa buku komik, bolpoin, kaos, topi, dan botol minum. Hasil yang didapat adalah murid mendapatkan pemahaman tentang Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan pemahaman yang lebih mendalam terhadap peristiwa sejarah yang berhubungan dengan proklamasi dari hasil kuisioner yang disebarkan oleh tim penyuluh.