FEBRUARI PENUH CINTA: MUSEUM DI HATIKU MAKIN MERESAP DI HATI MASYARAKAT

Slogan “Museum Di Hatiku” ternyata makin meresap dan membuat museum makin dicintai oleh masyarakat luas tidak hanya di kalangan pecinta museum saja. Hal ini terbukti dengan terus meningkatnya jumlah kunjungan ke Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bulan Februari ini. Kunjungan berasal dari berbagai kalangan masyarakat mulai dari kunjungan rombongan sekolah-sekolah, mahasiswa, peneliti, individu, rombongan keluarga bahkan wisatawan mancanegara. Patut disyukuri jika jumlah kunjungan ke Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bulan Februari telah melampaui target PNBP (Pemasukan Negara Bukan Pajak). Hal positif ini dapat dijadilan indikator bahwa tingkat apresiasi masyarakat terhadap keberadaan dan fungsi museum sebagai pusat pembelajaran peristiwa bersejarah perumusan naskah proklamasi kemerdekaan RI ini pun meningkat.

Seperti yang dapat dilihat sepanjang hari ini (24/2), Museum Perumusan Naskah Proklamasi ramai dikunjungi berbagai lapisan kelompok masyarakat seperti rombongan pelajar sekolah dari SMA 49 Jakarta, SMAN 31 Jakarta, SMAN 7 Bekasi, SMA Labschool Jakarta, SMA Suluh Jakarta, SMA 6 Tangerang Selatan, SMA Fous Vitoe 1, SMA 4 Penabur, SMA 1 PB Sudirman, MAN Bogor, SMAN 81 Jakarta, SMPN 44 Jakarta, SMA Burunawati, SMAN 46 Jakarta. Bahkan diantara sekolah-sekolah ini ada yang menugaskan para siswanya untuk berkunjung ke Museum Perumusan Naskah Proklamasi secara rutin sebagai bagian dari kurikulum pendidikan sejarah mereka seperti SMA Suluh, SMA Burunawati dan SMA 46 yang telah rutin mengirimkan siswanya untuk berkunjung ke museum selama bulan Februari ini.

Terima kasih kami ucapkan kepada para pecinta museum, para pegunjung pada umumnya, sekolah-sekolah yang terus berpartisipasi menghidupkan museum, dan masyarakat luas untuk tetap mencintai museum dan menjadikan museum sebagai bagian destinasi wisata edukasi yang menarik sambal belajar sejarah perjuangan bangsa dalam meraih kemerdekaan republik ini. Museum Di Hatiku, Museum Asik!






Komentar

Berita Lain

Copyright © 2018 Museum Perumusan Naskah Proklamasi